Jujur itu Penting !!!

Bersikaplah Jujur Selalu

Screenshot_2016-03-25-12-04-36-1
“Bersikaplah jujur. Sukses sejati adalah sukses yang jujur”.-Sholehan Latundo-

Sukses sejati adalah sukses yang jujur. Orang yang jujur, walaupun berada di tempat manapun, pada waktu apapun, akan dengan tulus hati menjalani hidup ini, menghadapi segala masalah, tidak ada kegelisahan, tidak ada rasa takut, dapat hidup dengan tenang, damai dan aman.
Kejujuran merupakan sebuah kartu indentitas yang dapat diandalkan, walaupun berada ditempat manapun senantiasa disambut dengan hangat. Sikap Jujur juga merupakan kartu kredit yang sangat dapat diandalkan, walaupun hendak membeli barang apapun tidak akan menimbulkan kecurigaan orang lain. Jujur di dalam pergaulan masyarakat ibarat adalah sebuah tali pengikat.
Dalam perjalan kehidupan ini kalau anda tidak mematuhi prinsip-prinsip kejujuran dan integritas, apa pun yang anda perbuat, seberapa banyakpun uang yang anda raih, seberapa banyakpun gedung, property yang anda miliki, kecil kemungkinan anda bahagia dan damai dalam hati.
Saya percaya kebanyakan orang ingin melakukan kebenaran. Kalau anda tidak menjunjung tinggi kejujuran dan integritas, nurani anda ujung-ujungnya akan mengganggu anda. Anda mungkin merasa bersalah karena anda marah kepada diri sendiri. Kalau selama ini anda tidak jujur dengan diri sendiri maupun orang lain, kemungkinan besar itu membebani anda dan menguras energi anda hingga anda tuntaskan situasinya.
Satu-satunya resolusi yang mungkin adalah memaafkan diri sendiri dan meluruskan yang salah. Anda bisa bersikap jujur bila anda bisa melepaskan rasa takut, cemas, merasa terasing dan tidak nyaman. Kalau orang lain mempersepsikan bahwa ketidakjujuran anda tidak mempengaruhi anda dan bahwa anda tidak berniat “membersihkan diri” , mungkin mereka tidak mau mengakui kebenaran itu. Mungkin mereka bahkan tidak mau membicarakan dengan anda, yang disebut penyangkalan. Mungkin saja mereka merasionalisasikan ketidakjujuran mereka sendiri. Mungkin mereka takut mengambil resiko mendiskusikan urusannya dengan anda karena mereka takut kepada reaksi anda.
Juga seperti kata seorang sahabat saya, “Alasan itu adalah tempurung kebenaran yang tipis, yang berisi kebohongan”. Jadi agar selalu jujur, janganlah pernah membuat alasan. Katakan saja kebenarannya. Untuk bersikap jujur, itu tidak mudah. Ada rasa malu, takut, marah atau gengsi. Tapi, energi besar yang diperlukan untuk jujur hanya sesaat. Setelah itu, energi besar lainnya akan segera didapat. Apa itu? pemahaman, pengertian, penghargaan, penghormatan, kasih sayang dan cinta. Kalau saja kita pernah membaca sejarah Nabi Muhammad, beliau mendapat julukan al-amin (yang dapat dipercaya) karena baginda nabi memiliki kejujuran yang tinggi. Semua energi besar itu akan semakin kuat dan sejati dengan suntikan kejujuran. Bersikaplah Jujur itu pilihan terbaik.
Tidak seorangpun dapat meraih sukses sejati kalau tidak mendasarkan kehidupannya pada nilai dan moral. Apa yang terus anda pikirkan itulah yang menunjukkan apa yang anda hargai. Anda menjadi dan menarik apa yang paling anda pikirkan. Junjunglah apa yang anda percayai. Kalau anda tidak menjunjung sesuatu, bisa-bisa anda serba mengiyakan. Junjunglah nilai-nilai, saat sendiri, dirumah, ditempat kerja dan kemanapun anda pergi. Milikilah integritas dan jujurlah terhadap orang lain. Maka kemungkinan besar mereka akan percaya kepada anda, berkomunikasi dengan anda, bekerja dengan anda, berbisnis dengan anda dan bahkan bergembira bersama anda. Akibatnya, bisnis dan keluarga yang anda cintai bisa bertumbuh dan makmur.
Di dalam kehidupan ini jika tidak ada kejujuran, seperti hidup di dalam lingkungan kejahatan, seperti menghirup udara yang tercemar, seperti berada di cuaca yang berawan tapi tidak ada sinar matahari, seluruh alam kelihatannya penuh kejahatan dan jebakan, setiap melangkah maju setapak harus sangat berhati-hati.
Apabila tidak ada kejujuran, akan seperti sebuah gunung yang gersang. Jangankan tumbuh sebatang pohon, sebatang rumputpun susah tumbuh. Gunung yang seperti itu walaupun sangat besar dan tinggi, sama sekali tidak akan menarik karena tidak ada pemandangan yang cantik yang bisa memikat orang.
Kegagalan terbesar dalam kehidupan ini bukanlah dalam bidang bisnis atau politik; tragedi sesungguhnya selama ini adalah kegagalan moral. Orang yang selama ini telah mencapai puncak karir mereka dengan segala yang mereka inginkan, segala yang dianggap masyarakat sebagai keberhasilan, sukses, seperti uang, ketenaran, prestise dan kekuasaan, terkadang kehilangan segalanya.

 

Berapa banyak orang yang anda ingat, atau anda saksikan sendiri yang selama ini berada di “puncak” yang sampai kesana dengan berbohong atau menipu, entah bagaimana caranya lalu hilang segalanya? Itulah sebabnya, penting sekali anda bersikap jujur selalu. Ketika anda jujur dengan diri sendiri dan dengan orang lain, orang mungkin lebih nyaman dan leluasa berurusan dengan anda sebab mereka lebih percaya dengan anda. Kalau anda tidak jujur dengan dengan diri sendiri, sungguh sulit anda jujur dengan orang lain.

 

Saya akhiri dengan penegasan dari Imam Ibnul Qayyim, “iman asasnya adalah kejujuran (kebenaran) dan kemunafikan asasnya adalah kedustaan. Maka, tidak akan pernah bertemu antara kedustaan dan keimanan melainkan akan saling bertentangan satu sama lain. Yang jelas, kejujuran merupakan sikap seorang yang memiliki iman, sedangkan lawannya, dusta, merupakan sifat orang yang munafik.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *